Wednesday, 4 March 2015

Tempat wisata Pulau sulawesi

Pantai Tanjung Bira di Kabupaten Bulukumba

Pantai Tanjung Bira, Bira, Bulukumba. Kabupaten Bulukumba memang terkenal dengan pantainya yang indah, pasir putihnya yang lembut, dan lautnya yang jernih. Salah satu objek wisata pantai andalan Bulukumba, sulawesi selatan adalah pantai tanjung bira.
Selain wisatawan lokal, pantai yang dikelilingi tebing karang tersebut juga banyak dikunjungi oleh wisatawan mancanegara.  Wisatawan dari mancanagera selalu berdatangan sepanjang tahun, meskipun bukan hari libur atau hari raya.


Untuk menuju ke tempat yang khas dengan pasir putihnya yang halus tersebut anda bisa menggunakan kendaraan bermotor dengan lama perjalanan kurang lebih lima setengah jam dari pusat kota makassar. Secara geografis, letak pantai bira berada di paling ujung selatan Provinsi Sulawesi Selatan, tepatnya di Kecamatan Bonto Bahari, Kabupaten Bulukumba yaitu sekitar 40 km dari Pusat Kota Bulukumba, atau 200 km dari Kota Makassar


 Pantai Losari di Kota Makasar

Pantai Losari merupakanikon Kota Makassar. Dulunya, pantai ini pernah mendapat julukan sebagai pantai yang mempunyai meja terpanjang di Indonesia, mungkin juga di dunia. Karena adanya warung-warung yang berjejer  di sepanjang bibir pantai. Tetapi sekarang, warung-warung tersebut sudah dipindah ke tempat yang tidak begitu jauh dari Pantai Losari. Langkah tersebut ditempuh oleh Pemkot Makassar agar obyek wisata di Sulawesi ini nyaman dan bersih.

Obyek Wisata
Ada keunikan dan keistimewaan tersendiri dari Pantai Losari, yaitu wisatawan yang berkunjung ke pantai ini dapat melihat pemandangan indah matahari terbit dan matahari terbenam. Selama menunggu pemandangan indah tersebut, wisatawan dapat mencoba berbagai ragam masakan laut yang masih sangat segar. Beberapa menu masakan laut yang dapat Anda coba seperti, lobster, cumi-cumi dan ikan pari. Harganya pun sangat terjangkau. Selain itu di kawasan pantai, wisatawan juga dapat mencoba berbagai makanan khas makassar, seperti pallu butung, pisang epek, pisang ijo, sop konro, coto makassar, dan sebagainya. Sembari menunggu matahari terbenam dan ditemani masakan laut atau makanan khas Sulawesi, Anda bisa juga menggunakan fasilitas internet yang disediakan di kawasan pantai ini.


Air Terjun BantiMurung di Kabupaten Maros


Kawasan ini terletak di lembah bukit kapur / karas yang curam dengan vegetasi tropis yang subur, sehingga selain memiliki air terjun yang spektakuler juga menjadi habitat yang ideal bagi berbagai spesies kupu-kupu, burung dan serangga endemik yang langka. Air Terjun ini memiliki lebar 20 meter dan tinggi 15 meter. Di bawah curahan air terjun terdapat sebuah tempat pemandian dari landasan batu kapur yang keras dan tertutup lapisan mineral akibat aliran air selama ratusan tahun. Di sebelah kiri air terjun terdapat tangga beton setinggi 10 meter yang merupakan jalan menuju dua gua yang ada di sekitar air terjun, yaitu Gua Mimpi dan Gua Batu. Tempat ini berada di Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. 


Tempat Wisata Pulau Sumatra

Ngarai Sianok



Ngarai Sianok merupakan lembah curam yang berada di tengah Kota Bukittinggi, Provinsi Sumatera Barat. Lembah yang panjang dan berkelok-kelok ini terletak di selatan Ngarai Koto Gadang sampai Ngarai Sianok Enam Suku, dan berhenti di Palupuh.
Lembah curam ngarai ini mempunyai kedalaman 100 m dan memunyai panjang kurang lebih 15 km dengan lebar 200 m. Ngarai Sianok merupakan pemisah pulau Sumatera menjadi 2 bagian yang memanjang atau disebut Patahan Semangko. Sepanjang patahan yang dindingnya sangat curam serta tegak lurus ini membentuk lembah hijau yang merupakan hasil sinklinal (gerakan turunnya kulit bumi


Sumber:http://www.gosumatra.com


Pulau Sikuai



Pulau Sikuai merupakan salah satu pulau yang terletak di sisi barat pulau Sumatera. Secara administrasi pemerintahan, pulau ini masuk ke dalam wilayah kecamatan Bungus Teluk Kabung, kota Padang, provinsi Sumatera Barat, Indonesia.
Pulau ini terletak sekitar setengah mil laut dari pusat kota dan dapat dicapai dengan menggunakan transportasi laut seperti kapal, melalui pelabuhan Muara dalam waktu tempuh sekitar 45 menit dan dari dermaga Airud Bungus dalam waktu tempuh sekitar 35 menit.

Sumber:wikipedia.org


Danau Maninjau di Agam


Danau Maninjau adalah sebuah danau di kecamatan Tanjung RayaKabupaten Agam, provinsi Sumatera BaratIndonesia. Danau ini terletak sekitar 140 kilometer sebelah utara Kota Padang, ibukota Sumatera Barat, 36 kilometer dari Bukittinggi, 27 kilometer dariLubuk Basung, ibukota Kabupaten Agam.
Maninjau yang merupakan danau vulkanik ini berada di ketinggian 461,50 meter di atas permukaan laut. Luas Maninjau sekitar 99,5 km² dan memiliki kedalaman maksimum 495 meter. Cekungannya terbentuk karena letusan gunung yang bernama Sitinjau (menurut legenda setempat), hal ini dapat terlihat dari bentuk bukit sekeliling danau yang menyerupai seperti dinding. Menurut legenda di Ranah Minang, keberadaan Danau Maninjau berkaitan erat dengan kisah Bujang Sembilan.
Danau Maninjau merupakan sumber air untuk sungai bernama Batang Sri Antokan. Di salah satu bagian danau yang merupakan hulu dari Batang Sri Antokan terdapat PLTA Maninjau. Puncak tertinggi diperbukitan sekitar Danau Maninjau dikenal dengan nama Puncak Lawang. Untuk bisa mencapai Danau Maninjau jika dari arah Bukittinggi maka akan melewati jalan berkelok-kelok yang dikenal dengan Kelok 44 sepanjang kurang lebih 10 km mulai dari Ambun Pagi sampai ke Maninjau.
Danau ini tercatat sebagai danau terluas kesebelas di Indonesia. Sedangkan di Sumatera Barat, Maninjau merupakan danau terluas kedua setelah Danau Singkarak yang memiliki luas 129,69 km² yang berada di dua kabupaten yaitu Kabupaten Tanah Datar danKabupaten Solok. Di sekitar Danau Maninjau terdapat fasilitas wisata, seperti Hotel(Maninjau Indah Hotel, Pasir Panjang Permai) serta penginapan dan restoran.

Danau Singkarak di antara Kab. Solok dan Kab. Tanah Datar


Danau Singkarak adalah sebuah danau yang membentang di dua kabupaten di provinsi Sumatera BaratIndonesia, yaitu kabupaten Solok dan kabupaten Tanah Datar.
Danau ini memiliki luas 107,8 km² dan merupakan danau terluas ke-2 di pulau Sumatera. Danau ini merupakan hulu Batang Ombilin. Namun sebahagian air danau ini dialirkan melalui terowongan menembus Bukit Barisan ke Batang Anai untuk menggerakkan generator PLTA Singkarak[1] di dekat Lubuk Alung, kabupaten Padang Pariaman.


Pulau Cubadak di Padang

pulau Cubadak terletak di kabupaten Pesisir Selatan, provinsi Sumatera Barat.
Pulau Cubadak terletak di Kawasan Wisata Mandeh (Mande Resort), 40 kilometer di sebelah selatan Padang, dan 5 km dari pantai. Luasnya 40 km². Cubadak dapat dicapai dengan kapal dari Pantai Kota Painan Carocok.
Cubadak terdiri dari hutan di mana berbagai jenis satwa hidup. Pulau ini hanya didiami beberapa keluarga nelayan dan dikelilingi batu karang.
Sumberi :wikipedia.org


Jembatan Akar di Padang

Jembatan akar adalah jembatan yang terbentuk dari jalinan dua akar pohon yang tumbuh berseberangan dan membentang di atas aliranBatang Bayang di kecamatan Bayang Utarakabupaten Pesisir SelatanSumatera Barat.[1] Dalam bahasa Minang, jembatan yang letaknya sekitar 88 km sebelah selatan kota Padang ini oleh masyarakat dinamakan titian aka.
Jembatan ini memiliki panjang 25 meter dan lebar 1,5 meter dengan ketinggian dari permukaan sungai sekitar 10 meter, mulai dibentuk pada tahun 1890 dan baru dapat digunakan pada tahun 1916.] Dengan kata lain, proses merajut akar menjadi jembatan ini membutuhkan waktu lebih kurang 26 tahun. Saat ini, kondisinya semakin lama semakin kuat karena semakin besarnya akar pohon beringin yang membentuknya.


Pantai Gandoriah di Kota Pariaman

Pantai Gandoriah adalah sebuah objek wisata pantai yang terletak sekitar 100 meter dari pusat kota Pariaman, provinsi Sumatera BaratIndonesia. Di hari libur pantai ini dilewati oleh kereta api wisata yang datang setiap hari dari stasiun Simpang Haru Padangmenuju stasiun Pariaman. Di pantai Gandoriah ini setiap tahun dilaksanakan upacara pembuangan Tabuik di waktu matahariterbenam pada tanggal 10 Muharram.