Friday, 27 February 2015

Tempat Wisata Pulau Jawa


Gunung Bromo di Malang




Gunung Bromo di Malang

Pesona keindahan matahari terbit (sunrise) di Gunung Bromo adalah salah satu yang terbaik yang dapat Anda rasakan di puncak Penanjakan.Gunung Bromo tidaklah sebesar gunung api lainnya yang ada di Indonesia, tetapi gunung ini memiliki pemandangan yang spektakuler dan dramatis. Keindahannya yang luar biasa membuat wisatawan yang mengunjunginya akan berdecak kagum.
Gunung Bromo memiliki karakter alam yang menawan, hamparan lautan pasir yang luas, udara segar, dan berhawa dingin. Inilah yang membuat tempat wisata di Jawa Timur ini disukai para wisatawan, sebuah destinasi yang menantang untuk ditaklukkan.
Ketika matahari mulai kembali ke peraduannya, lautan pasir Gunung Bromo ini terlihat menawan dengan rona jingga yang menyelimutinya. Pemandangan indah ini bahkan dapat Anda saksikan dari Cemorolawang, sebuah pintu masuk ke area wisata Gunung Bromo ini.
Berkuda di atas lautan pasir yang hanya dimiliki taman nasional ini merupakan pengalaman yang luar biasa. Lautan pasir ini begitu luas dan terletak pada ketinggian 2.392 meter, sebuah keunikan alam yang hanya dapat Anda temui di bumi Indonesia.
Sumber :http://www.initempatwisata.com

Kawah Ijen di Banyuwangi



Kawah Ijen di Banyuwangi

Kawah Ijen adalah kawah danau terbesar di pulau Jawa. Pesona tempat wisata di Jawa Timur yang satu ini adalah pada danau belerang yang berwarna tosca dan api biru (blue fire). Anda dapat menyaksikan panorama memikat ini pada saat malam hari hingga menjelang subuh.
Untuk mencapai kawah, Anda harus mendaki setinggi 3 km, ini akan memakan waktu sekitar 1,5 jam. Kemiringan pendakian adalah 25-35 derajat. Rasa lelah mendaki akan terbayar lunas tatkala mendapati pesona indah blue fire di salah satu tempat wisata di Banyuwangi nan memikat ini.
Sumber:http://www.initempatwisata.com

Bangunan bersejarah Lawang Sewu di Semarang


Lawang Sewu

Lawang Sewu (bahasa Indonesia: seribu pintu) adalah gedung gedung bersejarah di Indonesia yang berlokasi di Kota Semarang,Jawa Tengah. Gedung ini, dahulu yang merupakan kantor dari Nederlands-Indische Spoorweg Maatschappij atau NIS. Dibangun pada tahun 1904 dan selesai pada tahun 1907. Terletak di bundaran Tugu Muda yang dahulu disebut Wilhelminaplein.
Masyarakat setempat menyebutnya Lawang Sewu karena bangunan tersebut memiliki pintu yang sangat banyak, meskipun kenyataannya, jumlah pintunya tidak mencapai seribu. Bangunan ini memiliki banyak jendela yang tinggi dan lebar, sehingga masyarakat sering menganggapnya sebagai pintu (lawang).
Bangunan kuno dan megah berlantai dua ini setelah kemerdekaan dipakai sebagai kantor Djawatan Kereta Api Repoeblik Indonesia (DKARI) atau sekarang PT Kereta Api Indonesia. Selain itu pernah dipakai sebagai Kantor Badan Prasarana Komando Daerah Militer (Kodam IV/Diponegoro) dan Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Perhubungan Jawa Tengah. Pada masa perjuangan gedung ini memiliki catatan sejarah tersendiri yaitu ketika berlangsung peristiwa Pertempuran lima hari di Semarang (14 Oktober -19 Oktober 1945). Gedung tua ini menjadi lokasi pertempuran yang hebat antara pemuda AMKA atau Angkatan Muda Kereta Api melawan Kempetai dan Kidobutai, Jepang. Maka dari itu Pemerintah Kota Semarang dengan Surat Keputusan Wali Kota Nomor. 650/50/1992, memasukan Lawang Sewu sebagai salah satu dari 102 bangunan kuno atau bersejarah di Kota Semarang yang patut dilindungi.
Saat ini bangunan tua tersebut telah mengalami tahap konservasi dan revitalisasi yang dilakukan oleh Unit Pelestarian benda dan bangunan bersejarah PT Kereta Api Persero

sumber:http://id.wikipedia.org


Candi Borobudur di Magelang


Candi Borobudur

Borobudur adalah sebuah candi Buddha yang terletak di BorobudurMagelangJawa TengahIndonesia. Lokasi candi adalah kurang lebih 100 km di sebelah barat daya Semarang, 86 km di sebelah barat Surakarta, dan 40 km di sebelah barat lautYogyakarta. Candi berbentuk stupa ini didirikan oleh para penganut agama Buddha Mahayana sekitar tahun 800-an Masehipada masa pemerintahan wangsa Syailendra. Borobudur adalah candi atau kuil Buddha terbesar di dunia,[1][2] sekaligus salah satu monumen Buddha terbesar di dunia.[3]
Monumen ini terdiri atas enam teras berbentuk bujur sangkar yang diatasnya terdapat tiga pelataran melingkar, pada dindingnya dihiasi dengan 2.672 panel relief dan aslinya terdapat 504 arca Buddha.[4] Borobudur memiliki koleksi relief Buddha terlengkap dan terbanyak di dunia.[3] Stupa utama terbesar teletak di tengah sekaligus memahkotai bangunan ini, dikelilingi oleh tiga barisan melingkar 72 stupa berlubang yang di dalamnya terdapat arca buddha tengah duduk bersila dalam posisi teratai sempurna dengan mudra (sikap tangan) Dharmachakra mudra (memutar roda dharma).
Monumen ini merupakan model alam semesta dan dibangun sebagai tempat suci untuk memuliakan Buddha sekaligus berfungsi sebagai tempat ziarah untuk menuntun umat manusia beralih dari alam nafsu duniawi menuju pencerahan dan kebijaksanaan sesuai ajaran Buddha.[5] Para peziarah masuk melalui sisi timur memulai ritual di dasar candi dengan berjalan melingkari bangunan suci ini searah jarum jam, sambil terus naik ke undakan berikutnya melalui tiga tingkatan ranah dalam kosmologi Buddha. Ketiga tingkatan itu adalah Kāmadhātu (ranah hawa nafsu), Rupadhatu (ranah berwujud), dan Arupadhatu (ranah tak berwujud). Dalam perjalanannya ini peziarah berjalan melalui serangkaian lorong dan tangga dengan menyaksikan tak kurang dari 1.460 panel relief indah yang terukir pada dinding dan pagar langkan.
Menurut bukti-bukti sejarah, Borobudur ditinggalkan pada abad ke-14 seiring melemahnya pengaruh kerajaan Hindu dan Buddha di Jawa serta mulai masuknya pengaruh Islam.[6] Dunia mulai menyadari keberadaan bangunan ini sejak ditemukan 1814 oleh Sir Thomas Stamford Raffles, yang saat itu menjabat sebagai Gubernur Jenderal Inggris atas Jawa. Sejak saat itu Borobudur telah mengalami serangkaian upaya penyelamatan dan pemugaran. Proyek pemugaran terbesar digelar pada kurun 1975 hingga 1982 atas upaya Pemerintah Republik Indonesia dan UNESCO, kemudian situs bersejarah ini masuk dalam daftarSitus Warisan Dunia.[3]
Borobudur kini masih digunakan sebagai tempat ziarah keagamaan; tiap tahun umat Buddha yang datang dari seluruh Indonesia dan mancanegara berkumpul di Borobudur untuk memperingati Trisuci Waisak. Dalam dunia pariwisata, Borobudur adalah obyek wisata tunggal di Indonesia yang paling banyak dikunjungi wisatawan.
Sumber:http://id.wikipedia.org

Pantai Kartini


Pantai Kartini

Pantai Kartini adalah obyek wisata pantai di BuluJeparaJawa Tengah. Pantai ini terletak 2,5 km arah barat dari pendopo Kantor Bupati Jepara. Kawasan dengan luas lahan 3,5 ha ini merupakan kawasan yang strategis, karena sebagai jalur transportasi laut menuju obyek wisata Taman laut Nasional Karimunjawa dan Pulau Panjang. Selain itu Pantai Kartini, tidak bisa lepas dari suatu acara tradisional yang disebut “Lomban”. Acara ini merupakan acara budaya masyarakat Jepara yang berlangsung selama 1 hari tepatnya pada tanggal 8 Syawal atau seminggu setelah Hari Raya Idul Fitri.[1] Pantai Kartini disebut juga "Pemandian" yang terletak di bagian barat Pantai Kartini, karena pada awalnya digunakan sebagai pemandian yang dipercayai masyarakat dapat menyembuhkan penyakit rematik, gatal-gatal.

 

Pantai Plengkung

Pantai Plengkung

Pantai Plengkung atau yang juga disebut dengan G-Land ini sangat populer di kalangan peselancar domestik dan mancanegara. Pantai Plengkung memiliki ombak yang sangat ideal untuk berselancar dan mendapat julukan The Seven Giant Waves Wonder. Hal ini dikarenakan ombak di tempat wisata ini berbentuk tujuh gulungan besar dengan ketinggian mencapai 6 meter. Ombak di pantai ini juga disebut sebagai ombak terbaik kedua di dunia setelah ombak di Hawaii.
Saat terbaik untuk berselancar di Pantai Plengkung adalah antara bulan Juli – September, meskipun ombak di sini bagus sepanjang tahun. Jika tak membawa perlengkapan selancar, Anda bisa menyewanya di sini, jadi tak perlu repot membawanya dari rumah.
Jika Anda kurang tertarik dengan kegiatan berselancar, tak perlu khawatir. Suasana tenang dan jauh dari keramaian membuat tempat wisata ini cocok bagi Anda yang mendamba liburan yang berkualitas. Terdapat hutan tropis yang mengelilingi pantai, Anda bisa melakukan trekking dan mengunjungi air terjun yang ada di dalam hutan. Pantai Plengkung dan sekitarnya tak akan mengecewakan Anda.

Pantai Rajegwesi


Pantai yang terletak di Desa Sarongan, Kecamatan Pesanggaran ini merupakan tempat wisata alamsekaligus sejarah yang sangat menarik untuk dikunjungi. Berada di sini, Anda bisa menyaksikan keindahan pantai dan bunker sisa kejayaan bangsa Jepang di masa penjajahan.
Pantai Rajegwesi memiliki keunikan yang tak banyak dimiliki pantai-pantai lain. Pasir pantai berwarna kecokelatan dan sangat lembut. Hal ini dikarenakan pasir pantai bercampur dengan endapan lumpur yang terbawa air sungai saat banjir.
Selain keindahan alam dan nilai sejarahnya, Anda juga bisa melihat kehidupan masyarakat sekitarnya. Sebagian besar masyarakat sekitar tempat wisata di Banyuwangi ini berkerja sebagai nelayan. Anda bisa melihat perahu nelayan yang ‘diparkir’ di bagian barat pantai, sedangkan bagian timur dibiarkan lapang untuk tempat penyu bertelur.

Pantai Watu Dodol


Pantai Watu Dodol bisa dengan mudah Anda temukan jika Anda dalam perjalanan menuju Pelabuhan Ketapang dari Jember dan sekitarnya. Lokasi pantai ini ditandai dengan bongkahan batu besar di tengah jalan dan patung Gandrung atau penari khas Banyuwangi.
Pantai Watu Dodol berada di poros Banyuwangi – Situbondo dan hanya berjarak sekitar 2 km dari Pelabuhan Ketapang. Hal ini membuat Anda dapat melihat kapal ferry lalu lalang antara Pelabuhan Ketapang dan Pelabuhan Banyuwangi.
Selain itu, Anda bisa menyaksikan keindahan tempat wisata ini dari bukit yang berada di dekat pantai. Untuk urusan kuliner, Anda tak perlu khawatir karena terdapat banyak warung makan di sini yang siap memuaskan lidah dan perut Anda.

Teluk Hijau

Teluk Hijau

Teluk Hijau atau Green Bay tak hanya menarik di namanya saja. Teluk ini benar-benar memiliki air yang jernih kehijauan dan sangat menakjubkan. Tempat wisata di Banyuwangi yang masuk dalam kawasan Taman Nasional Meru Betiri ini memiliki hamparan pasir putih yang lembut dan dikelilingi hutan tropis.
Banyak kegiatan bisa Anda lakukan di sini seperti berenang, snorkeling, bermain pasir dan memancing. Anda juga bisa mengunjungi Air Terjun Bidadari yang terletak di kawasan pantai. Konon, air terjun dengan ketinggian 8 meter ini merupakan tempat mandi para bidadari pada saat-saat tertentu.

Pantai Pulau Merah

Pantai Pulau Merah

Lagi-lagi nama pantai yang dikaitkan dengan warna. Jika Teluk Hijau memiliki air yang jernih kehijauan, nama Pantai Pulau Merah disebabkan adanya sebuah bukit tak jauh dari bibir pantai yang tanahnya berwarna merah. Anda bisa berjalan mendekat ke bukit saat air sedang surut. Bukit ini tertutup pohon dan semak hijau dan hanya terlihat sedikit semburat merah saat senja.
Tempat wisata yang terletak di Kecamatan Pesanggaran ini memiliki sebuah pura Hindu degan nama Pura Tawang Alun. Pura ini kerap digunakan sebagai lokasi ritual pada saat-saat tertentu oleh umat Hindu yang tinggal di sekitar Pantai Pulau Merah. Penginapan juga sudah banyak tersedia di sekitar pantai bagi Anda yang tak cukup menikmati tempat wisata ini dalam waktu sehari.
Beragam kegiatan bisa Anda lakukan di sini mulai dari berselancar dan hunting foto. Untuk kegiatan berselancar, pantai sepanjang 3 km ini memiliki ombak yang ideal bagi peselancar pemula.

Air Terjun Kalibendo

Air Terjun Kalibendo
Air Terjun Kalibendo
Terletak sekitar 20 km dari pusat kota Banyuwangi, Air Terjun Kalibendo menawarkan pemandangan luar biasa indah dan menenangkan, air jernih dan sungai-sungai dengan air dingin yang mengalir di sekitar air terjun. Berada di dataran tinggi, membuattempat wisata ini memiliki udara yang sejuk dan menyenangkan.
Jika berangkat dari Kampung Anyar, Glagah, Anda akan disuguhi pemandangan yang tak kalah indah. Anda akan diajak melewati perkebunan teh, kopi dan cengkeh yang berupa hamparan hijau menyejukan mata. Suasana pedesaan juga dapat Anda rasakan dalam perjalan menuju ke air terjun setinggi 10 meter ini.

Air Terjun Lider

Air Terjun Lider
Air terjun yang tak kalah menakjubkan ini berada di Desa Sumber Arum, Kecamatan Songgon. Berada di ketinggian 1.300 meter di atas permukaan laut membuat Air Terjun Lider cukup sulit diakses. Medan yang lumayan berat membutuhkan stamina yang bagus.
Tapi tenang saja, pemandangan luar biasa indah dapat Anda saksikan selama perjalanan menuju tempat wisata ini. Anda akan melewati hamparan perkebunan, tujuh sungai di dalam hutan dan jika Anda beruntung, bukan tak mungkin bertemu dengan kera dan burung selama perjalanan. Sebaiknya Anda membawa bekal yang cukup karena tidak ada penjual makanan di sekitar air terjun.
Kelelahan Anda akan terbayar lunas saat sampai di lokasi. Air terjun setinggi 60 meter dengan beberapa air terjun anak yang lain akan membuat napas Anda tertahan sesaat karena takjub akan keindahannya.

Agrowisata Kali Klatak

Agrowisata Kali Klatak

Ini adalah pelopor agrowisata pertama di Banyuwangi. Agrowisata Kali Klatak sebelumnya dimiliki oleh Belanda di bawah Mij Moorman & Co. sampai akhirnya beralih ke tangan pengusaha pribumi, R. Soehoed Prawiroatmodjo.
Berada di lereng gunung dengan ketinggian mencapai 450 meter di atas permukaan laut membuat tanah d sini cukup subur yang cocok untuk bertanam apapun, agrowisata ini pun berkembang dengan baik. Hasil perkebunannya meliputi karet, kopi, cokelat, kelapa, buah-buahan dan beragam rempah. Satu lagi yang menarik adalah diadakannya ritual sedekah bumi setiap tanggal 17 April.

Pemandian Taman Suruh

Pemandian Taman Suruh

Pemandian Taman Suruh ini berada di Desa Taman Suruh, Kecamatan Glagah. Tempat wisata seluas 3,5 hektar ini berada di ketinggian 1.000 meter di atas permukaan laut. Sebelumnya, kawasan ini tandus dan kosong, namun terdapat mata air dingin dari bebatuan. Melihat potensi yang dimiliki, maka kawasan ini pun dibangun menjadi sebuah tempat wisata di Banyuwangi.
Tempat wisata ini terdiri dari kolam pemandian untuk anak-anak dan dewasa. Pada kolam anak-anak, disediakan wahana permainan yang menyenangkan bagi anak-anak. Selain itu, tempat wisata ini juga dilengkapi dengan ruang bilas, ruang ganti, mushola dan kafetaria.

Sumber:http://anekatempatwisata.com

Tempat Wisata Pulau kalimantan

Kepulauan Derawan, Kalimantan Timur





Inilah surga diving kedua di Indonesia, setelah Raja Ampat yang menjadi buah bibir banyak orang pada tahun 2011, yaitu Kepulauan Derawan di Kalimantan Timur. Kepulauan ini terkenal dengan keindahan alam bawah lautnya. Jadi, jangan lupa untuk menyelam, karena Anda akan disuguhkan dengan aneka terumbu karang dan ikan - ikan cantik.

Kepulauan Derawan terdiri dari beberapa pulau kecil. Pulau yang paling sering dikunjungi wisatawan adalah Pulau Kakaban. Para penyelam dari dalam dan luar negeri berlomba - lomba untuk bertemu dengan penyu sisik ( Eretmochelys imbricata ) dan penyu hijau ( Chelonia mydas ) yang tengah asyik berenang di laut.

Selain itu, tempat yang tidak boleh dilewatkan bila berkunjung ke tempat ini adalah Danau Kakaban yang merupakan laguna. Danau ini terbentuk dari air laut yang terjebak di dalam pulau selama ratusan tahun dan bercampur dengan air hujan. Jika bertandang ke danau ini, Anda bisa melihat ubur - ubur yang berenang terbalik, tentakelnya di atas. Danau seperti ini hanya ada dua di dunia, koleganya ada di Uganda, yaitu Danau Victoria.

sumber :
http://www.belantaraindonesia.org



Danau Sentarum, Kapuas Hulu, Kalimantan Barat




Danau Sentarum merupakan danau musiman dan menjadi salah satu bagian dari Taman Nasional Danau Sentarum. Jika musim hujan tiba, Danau Sentarum akan tergenang air sedalam 6 hingga 14 meter. Air ini juga termasuk dari luapan sungai Kapuas dan aliran dari bukit sekitarnya. Namun pemandangan yang kontras akan muncul jika musim kemarau tiba. Saat itu 80% wilayahDanau Sentarum akan mengering. Pada saat inilah, masyarakat sekitar mudah memanen ikan - ikan penghuni danau.

Ada pemandangan langka yang bisa Anda saksikan saat berkunjung ke danau ini, yaitu panen madu lebah hutan. Taman Nasional Danau Sentarum adalah salah satu surga bagi parabirdwatcher. Di sini, Anda bisa melihat burung rangkong atau yang menjadi ikon masyarakatDayak. Jika beruntung, Anda juga bisa melihat bekakak terbang rendah melewati speed boat. Burung mungil bersayap biru dan badannya yang kuning keemasan itu terbang dengan cantiknya.

sumber:http://www.belantaraindonesia.org
 

Pantai Pasir Panjang




  

Pantai Pasir Panjang telah lama menjadi tempat rekreasi yang terkenal, menghadap ke laut Natuna serta beberapa pulau kecil di sekitarnya, antara lain pulau Lemukutan, pulau Kabung dan Pulau Randayan. Perahu-perahu kecil dan speed boat dapat disewa di sini untuk menuju ke pulau-pulau tersebut.Sebagai sebuah tempat rekreasi, obyek wisata ini telah dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang serta di sekitar pantai telah banyak hotel, cottage, toko-toko, diskotik dan fasilitas-fasilitas lainnya tersedia bagi wisatawan. Tempat ini sangat cocok bagi orang-orang yang menyukai olahraga renang, memancing, menyelam dan ski air atau berselancar.

Pantai Pasir Panjang berada di Kecamatan Tujuhbelas, hanya 17 km dari pusat kota Singkawang. Kondisi jalan masuk telah beraspal dan dapat dilewati oleh kendaraan roda empat. Sarana transportasi dari dan ke Pasir Panjang berupa kendaraan umum, taksi, minibus maupun kendaraan pribadi. Hamparan pasir putih dan bebatuan yang memanjang disertai hembusan angin dan deburan ombak yang aman sebagai kawasan pemandian, suasana Pasir Panjang akan terasa pada saat matahari terbit dan tenggelam di cakrawala. Dengan ditemani deretan Gunung Besi dan pepohonan yang menaunginya semakin menambah keelokan dan kekhasan wilayah wisata ini. Fasilitas yang lengkap dan nyaman dapat anda rasakan saat berwisata atau berlibur ke pantai Pasir Panjang ini. Mulai penginapan, kolam renang keluarga, tempat bermain anak-anak, warung-warung makan hingga fasilitas olahraga seperti motorcross, road race dan gokart. Anda dapat pula memancing langsung ke kawasan laut.


Pulau Randayan





Pulau Randayan
Randayan adalah sebuah pulau kecil yang ada di Kalimantan Barat. Untuk menuju ke pulau ini, pengunjung bisa mendatangi Teluk Suak yang hanya berjarak 32 km dari pusat Kota Singkawang. Di tempat ini terdapat speed boat dan klotok (perahu motor) yang bisa disewa untuk mengantarkan pengunjung ke Pulau Randayan. Selain dari Teluk Suak, pengunjung juga bisa berangkat menyewa transportasi air dari Sungai Raya.
Jaraknya yang tidak terlalu jauh dari dari Kota Singkawang, membuat akses menuju ke Pulau Randayan menjadi semakin mudah. Lokasi pulau yang terpisah dengan lautan dari daerah administrasinya, yaitu Kalimantan Barat, membuat pulau ini bisa menyediakan lingkungan yang terisolasi dari kesibukan kota besar.
Pulau Randayan mempunyai pantai yang indah. Pasir yang membentuk garis pantai Pulau Randayaan dapat terlihat dari kejauhan karena warnanya yang putih. Perairan disekitar pantainya pun terlihat jernih. Menikmati keindahan pantai pulau ini menjadi semakin nyaman, karena ada banyak pohon yang tumbuh disekitar pantai. Daun pohon yang rindang bisa memberikan tempat yang teduh bagi mereka yang ingin bersantai di tepi pantai.
Berekreasi di Pulau Randayan yang terpisah oleh lautan dari kota besar di Kalimantan Barat menjadi lebih lengkap lagi dengan adanya beberapa vila kecil yang berdiri menghadap pantai. Vila yang bisa mengakomodasi kebutuhan pengunjung yang ingin menginap bisa menyediakan tempat melarikan diri dari kesibukan kota. Tentu saja yang dimaksud melarikan diri disini adalah untuk menyegarkan pikiran dengan berekreasi di Pulau Randayan.
Pengelola vila menyediakan kursi malas di tepi pantai tepat di depan vila. Pengunjung bisa menggunakan kursi malas ini untuk bersantai sambil menikmati keindahan Pulau Randayan. Kursi malas yang diletakkan dibawah daun pohon membuat bersantai menjadi lebih nyaman karena suasana yang teduh meskipun pada saat siang hari. Semilir angin sepoi-sepoi bisa dirasakan menyentuh wajah ketika sedang bersantai di kursi malas. Belum lagi bila ditambah minuman segar yang dibawa dari vila dapat melengkapi saat-saat bersantai di Pulau Randayan.
Meskipun Pulau Randayan mempunyai pantai yang indah, namun itu baru sebagian dari kekayaan alam yang dimiliki oleh pulau tersebut. Kekayaan sesungguhnya dari Pulau Randayan terletak di dasar laut, yaitu terumbu karang. Terumbu karang yang merupakan hewan laut yang bersimbiosis dengan alga terlihat membentuk beberapa koloni di Pulau Randayan. Satu koloni saja dihuni oleh ribuan hewan laut kecil bernama polip.
Karena begitu kecilnya, polip yang mempunyai tubuh seperti tabung dengan mulut yang dikelilingi tentakel pada bagian atasnya sangat sulit sekali dilihat dengan mata telanjang. Namun karena mereka membentuk koloni, maka bisa dengan mudah ditemukan di Pulau Randayan. Terumbu karang yang hidup di Pulau Randayan mempunyai bentuk yang unik dan beragam. Warna terumbu karang ini pun berbeda-beda yang menambah kecantikan mereka. Kumpulan terumbu karang yang berwarna-warni membuat mereka yang menyaksikannya seakan-akan sedang melihat taman di dasar laut.
Terumbu karang membutuhkan lingkungan yang baik untuk berkembang biak membentuk koloni. Mereka membutuhkan tempat tinggal berupa perairan yang jernih tanpa polusi. Mereka juga membutuhkan perairan dengan suhu yang hangat. Terumbu karang dapat hidup jika suhu perairan dimana mereka tinggal diatas 20 derajat Celcius. Polip yang membentuk terumbu karang memperoleh makanannya dengan cara menangkap dengan tentikel mereka.
Selain itu ada juga jenis terumbu karang yang membutuhkan cahaya matahari untuk memproduksi makanan. Karena pada terumbu karang jenis tersebut, makanan dioleh dengan proses fotosintesis. Fotosintesis membutuhkan pasokan cahaya matahari dalam prosesnya. Agar cahaya matahari dapat menembus air laut, maka terumbu karang yang berfotosintesis harus berada pada kedalaman yang relatif dangkal.
Pulau Randayan dapat menyediakan semua hal tersebut bagi kelangsungan hidup terumbu karang. Namun lingkungan yang baik bukanlah satu-satunya faktor penentu kelestarian terumbu karang seluas 4,5 hektar di pulau ini. Pengunjung yang datang juga harus menjaga lingkungan Pulau Randayan ketika mereka sedang berekreasi disini. Agar dimasa yang akan datang kita masih bisa mengunjungi terumbu karang di pulau ini.
Selain terumbu karang, Pulau Randayan juga mempunyai padang lebih dari setengah hektar. Padang lamun yang biasanya tumbuh di perairan laut yang dangkal seperti di Pulau Randayan adalah sumber makanan utama bagi ikan duyung. Padang lamun juga merupakan tempat berkembang biak bagi ikan kecil dan juga udang. Keberadaan padang lamun dapat menjaga tanah di perairan dangkal Pulau Randayan agar tidak mengalami erosi. Meskipun sebenarnya padang lamun dapat berdiri sendiri, namun biasanya padang ini dianggap sebagai bagian dari ekosistem terumbu karang.
Tentu saja untuk melihat panorama bawah laut di Pulau Randayan, pengunjung harus mau menyelam ke dasar laut. Bila membawa peralatan snorkeling, maka pengalaman menyaksikan terumbu karang dan padang lamun di Pulau Randayan menjadi lebih baik lagi.
Dengan menggunakan snorkel berbentuk seperti huruf J, anda bisa berlama-lama menelusuri terumbu karang dari balik masker selam tanpa harus menaikkan kepala keatas air untuk mengambil udara. Apalagi bila dibantu dengan peralatan kaki katak, maka kemampuan jelajah mengitari terumbu karang bisa dilakukan lebih cepat


Bukit Kelam




Kawasan Wisata Bukit Kelam yang berada di wilayah Kecamatan Kelam Permai. Daya tarik objek wisata alam perbukitan khususnya kawasan wisata alam Bukit Kelam dapat dilihat dari kondisi perbukitan itu sendiri yang memiliki keindahan yang khas. Hutan wisata Bukit Kelam berada diantara dua sungai besar yaitu Sungai Melawi dan Sungai Kapuas dan termasuk didalam SdubDAS Melawi dimana keberadaan hutan wisata tersebut merupakan kawasan sumber air yang mengalir sebagai sungai yang dimanfaatkan penduduk setempat untuk keperluan air minum, MCK dan irigasi.
Berdasarkan pengamatan diketahui kualitas baik perairan sungai di hutan wisata didominasi oleh perbukitan dan hutan wisata ini sangat berpotensi untuk dikembangkan sebagai objek wisata alarn dan untuk lokasi terbang layang dan panjat tebing karena terletak pada ketinggian 50 - 900 meter dari permukaan laut dengan kemiringan antara 15° - 40° serta kemiringan diatas 45°. Pohon yang tumbuh dikaki bukit umumnya berbatang tinggi, sedangkan dipuncaknya ditumbuhi semak semak. Pada dinding bukit jarang ditumbuhi tumbuhan karena terdiri dari batu terjal sehingga pepohonan yang yang tumbuh dan tertata rapi didalam jambangan.
Di Bukit ini juga terdapat tumbuh-tumbuhan langka seperti Kantong Semar Raksasa yang oleh masyarakat setempat dipergunakan sebagai wadah untuk menanak nasi, selain itu juga terdapat Anggrek Hitam. Saat ini kawasan Bukit Kelam sudah direnopasi dan kawasan ini dijadikan sebagai Pusat Perkemahan bagi pramuka. Untuk mencapai puncak Bukit Kelam saat ini sudah dibangun sebuah tangga dengan ketinggian 90 m yang terletak disebelah barat. Kawasan Bukit Kelam saat ini terus dikembangkan karena punya rentetan perbukitan lainnya seperti Bukit Luit dan Bukit Rentab. Selain itu juga kawasan ini sangat baik jika dibangun tempat peristirahatan yang nantinya dapat dikembangkan menjadi desa wisata yang menarik dan unik.
Hal ini juga tidak terlepas dari keberadaan dua rumah panjang didekat lokasi perbukitan ini yaitu Rumah Panjang Ensaid Pendek dan Ensaid Panjang.
Bagi pengunjung yang suka bertualang menghadapi tantangan alam dan merindukan pemandangan alam yang asli maka Bukit Kelam adalah tempat yang cocok dalam memenuhi selera anda. Pendakian ke puncak bukit dapat ditempuh melalui dua cara:
  • Menggunakan Tangga
  • Melalui Tebing Batu yang sangat terjal dan menantang.
Dari Puncak Bukit dapat terlihat pemandangan alam yang sangat indah seperti:
  • Hutan tropis dan berbagai jenis tanaman langka
  • Dua aliran sungai yang mengapit Kota kabupaten
  • Tata Kota Sintang dan persawahan yang ada dibawahnya.
Yang kesemuanya merupakan pemandangan alam yang sangat menakjubkan dan panorama alam yang sangat nyaman, dapat dikunjungi melalui transportasi darat dengan jarak dari Kota 18 Km.

Sumberh:ttp://www.kalimantan-news.com/


Taman Nasional Bukit Baka Raya



Taman Nasional Bukit Baka-Bukit Raya merupakan Kawasan konservasi yang menjadi taman nasional yang terletak di jantung Pulau Kalimantan, tepatnya di perbatasan antara provinsi Kalimantan Barat dengan Kalimantan Tengah. Kawasan ini memiliki peranan penting dalam Fungsi hidrologis sebagai catchment area bagi Daerah Aliran Sungai Melawi di Kalimantan Barat dan Daerah Aliran Sungai Katingan di Kalimantan Tengah.
Kawasan hutan Bukit Baka-Bukit Raya Merupakan perwakilan tipe ekosistem hutan hujan tropika pengunungan yang mendominasi puncak-puncak Pegunungan Schwaner. Bukit Baka-Bukit Raya merupakan gabungan Cagar Alam Bukit Baka di Kalimantan Barat dan Cagar Alam Bukit Raya di Kalimantan Tengah. Penetapan Kawasan Taman Nasional Bukit Baka-Bukit Raya melalui Surat Keputusan Menteri Kehutanan Nomor : 281/Kpts- II/1992, tanggal 26 februari 1992 seluas 181.090 Ha.
Sumber:id.wikipedia.org


Taman Nasional Gunung Palung 


Taman Nasional Gunung Palung (TNGP) adalah sebuah taman nasional yang terletak di Kabupaten KetapangKalimantan Barat, sekitar 30 menit penerbangan dari Pontianak. Luas taman nasional ini adalah 90.000 hektar, yang terbentang diKecamatan Matan Hilir UtaraSukadanaSimpang HilirNanga Tayap, dan Sandai.
TNGP mempunyai ekosistem yang dikatakan sebagai yang terlengkap di antara taman-taman nasional di Indonesia. Di kawasannya terdapat Gunung Palung yang mempunyai ketinggian 1.116 meter. Selain itu, TNGP juga adalah habitat bagi sekira 2.200 ekor orangutanBekantan adalah mamalia dengan jumlah terbesar di TNGP.
sumber:id.wikipedia.org


Pasar terapung,Banjarmasin,Kalimantan Selatan




Jalan - jalan ke Kalimantan kurang lengkap bila tidak datang ke pasar terapung di Sungai Kuin. Pasar yang menjadi ciri khas Kalimantan Selatan ini bisa Anda temui tak jauh dari pusat Kota Banjarmasin. Sesampainya di tepian sungai, jukung akan menjemput Anda untuk mengelilingi sungai. Ada dua paket yang ditawarkan, yaitu paket berkeliling sungai dan paket keliling sekaligus mengunjungi Pulau Kembang.

Waktu terbaik untuk mengunjungi pasar terapung adalah subuh. Saat subuh, pasar masih dipenuhi dengan perahu-perahu yang menjajakan barang. Mulai dari bahan makanan hingga perlengkapan dapur, bahkan sekolah ada di pasar ini. Jangan lupa untuk mencicipi sarapan khasBanjarmasin, soto Banjar. Rasakan sensasi seru menikmati soto di atas perahu yang bergoyang. Masih di Sungai Kuin, ada Pulau Kambang yang menjadi habitat monyet. Jika beruntung, para pelancong bisa bertemu bekantan, si monyet idung panjang.


Taman Bukit Bougenville, Singkawang,Kalimantan Barat



Ini kawasan wisata yang tak kalah seru di
 Kalimantan Barat, Taman Bougenville. Taman Bougenville adalah sebuah taman yang didominasi oleh bunga bougenville. Tak tanggung - tanggung, aneka bougenville yang ditanam berasal dari dalam dan luar negeri. Terhitung ada sekitar 46 spesies bunga bougenville di taman ini. Meski di dominasi bougenville, pengunjung yang datang tetap bisa melihat aneka bunga lain yang ada seperti, aglonema, antorium dan berbagai jenis anggrek.

Selain aneka bunga cantik,
 Taman Bougenville juga menyediakan fasilitas asyik lainnya, seperti kolam renang mini, area super sejuk dan rumah kaca. Salah satu tempat favorit adalah hutan homogen. kawasan ini dipenuhi oleh rerimbunan pohon gaharu. Jika duduk di kawasan ini, Anda akan disuguhkan dengan udara yang super sejuk dan bebas polusi. Oleh karena itu, hutan homogen ini juga sering disebut dengan area super sejuk.

Pulau Simping (kalimantan Barat)



Pulau simping terletak di  perairan  pantai teluk  mak Jantu ,kec singkawang selatan ,kota singkawang ,kalimantan barat. Pulau simping  berukuran mini  dengan luas hanya  1 hektar .Pulau ini  termasuk  dalam kawasan wisata  pantai  Sinka Park Island. Berdasarkan  tulisan  yang terdapat  di plang  sebelum menuju  pulau  simping ,pulau ini  menurut PBB  adalah pulau terkecil didunia.



Pantai Temajuk


Pantai temajuk  terletak di kacamatan paloh ,Kabupaten sambas  kalimantan barat . Jarak  pantai Temajuk sekitar 120 kilometer  dari kota sambas , yang mana  kawasan pesisir ini langsung berbatasan dengan Laut Natuna dan Laut Malaysia  timur.Keunikan  dari pantai ini ,adalah ketika air laut surut  menyisakan  hamparan pasir  yang sangat luas  dengan lebar  sekitar 100-150 meter .namun ketika  memasuki bulan Oktober – Februari tiupan  angin cukup  kencang  dan tinggi  Gelombang di pantai  ini bisa  mencapai 2 meter  bahkan lebih . ini lah saat yang  tepat untuk  melakukan olahraga sky diving atau berserlancar  bagi mereka yang gemar dan  mahir dalam olahraga  tersebut.

Air Terjun Banangar di Kalimantan Barat




 



Air Terjun  Banagar  terletak  di dusun  perbuak  Desa merayuh Kecamatan  Air Besar Kabupaten Landak. Air terjun Banagar merupakan air terjun terbesar di Kabupaten Landak, yaitu  dengan lebar  60 meter  dan tinggi 60 meter . keunikannya : di bawah  air terjun  terdapat  danau kurang  lebih 2 Ha terbentuk bulat  yang dapat  digunakan untuk mandi , berenang  dan memancing  ikan atau udang.

 Pulau Beras Basah

Pulau Beras Basah

Pulau Beras Basah berada di Bontang, Kalimantan Timur, tepatnya di Selat Makassar. Dibutuhkan waktu sekitar 3 jam dari Samarinda untuk mencapai tempat wisata ini. Lamanya perjalanan akan terbayarkan saat Anda melihat sendiri keindahan Pulau Beras Basah.
Pemandangan pasir putih dan air jernih kebiruan akan membuat Anda melupakan perjalanan panjang menuju ke sini. Anda juga akan disambut oleh sebuah mercusuar tinggi yang sudah tak terpakai. Keindahan pulau ini tak hanya sebatas pasir putih dan panorama pantainya, alam bawah laut Pulau Beras Basah tak bisa dilewatkan.
Jangan lupa membawa bekal karena pulau ini masih alami dan tak berpenghuni. Untuk penginapan, Anda bisa menemukannya di kota Bontang.
sumber:http://anekatempatwisata.com

Air Terjun Tanah Merah

Air Terjun Tanah Merah

Air Terjun Tanah Merah berada di Dusun Purwosari, Kecamatan Samarida Utara, atau sekitar 14 km dari pusat kota Samarinda. Tempat wisata ini mudah sekali diakses dengan kendaraan umum, Anda hanya perlu naik angkot jurusan Pasar Segiri – Sungai Siring.
Air terjun dengan tinggi 15 meter ini tergolong unik. Air yang mengalir akan terlihat jernih dan bersih, namun saat di bawah, air akan berubah menjadi keruh kemerahan. Hal ini dikarenakan tanah di sini berjenis gambut. Meskipun begitu, tempat wisata di Samarinda ini masih banyak dikunjungi wisatawan terutama saat akhir pekan.
Jika tak ingin bermain air dan basah, Anda bisa duduk di gazebo sambil menikmati keindahan air terjun ini. Selain bersantai di gazebo, Anda juga bisa memuaskan perut di warung makan sekitar. Jika membawa anak kecil, di kawasan air terjun ini juga disediakan area bermain anak.
sumber:http://anekatempatwisata.com

Desa Budaya Pampang

Desa Budaya Pampang

Wisata budaya banyak diminati karena selain bisa melihat budaya setempat, Anda juga bisa belajar tentang budaya lain. Di Samarinda, ada sebuahtempat wisata budaya populer yaitu Desa Budaya Pampang.
Desa ini dihuni oleh suku Dayak Kenyah. Pada akhir pekan, tempat wisata ini banyak dikunjungi oleh wisatawan luar kota maupun luar negeri. Setiap hari Minggu, pada pukul 13:00 – 15:00 diadakan pertunjukan seni di lamin atau gedung pertemuan desa. Gedung ini unik karena berupa rumah adat Dayak dengan ukiran khas suku.
Menariknya, pada saat sedang berlangsung pertunjukan seni, seluruh warga desa akan mengenakan pakaian adatnya. Anda juga bisa menyewa pakaian adat untuk berfoto dengan latar rumah adat Dayak. Selain itu, di desa ini juga ada toko suvenir yang menjual beragam kerajinan warga setempat.